STUDIO ARSINEPA Desain Mengupas Biaya Jasa Arsitek Dan Desainer Interior

Mengupas Biaya Jasa Arsitek Dan Desainer Interior


Ditulis oleh Weni Kusuma 

Desain Rumah Tinggal . Kini banyak rumah dijual dengan desain rumah tinggal yang menarik. Belum lagi apartemen murah yang menghadirkan hunian hijau dengan konsep desain minimalis kontemporer. Bagi pemula karena khawatir biaya jasa arsitek atau desainer interior rumah mahal, tak sedikit orang yang ragu dalam menggunakan jasa konsultan arsitektur maupun interior. Kini Rumahku mengupas perihal penggunaan jasa arsitek dan interior desainer.

Baiknya kenali lebih dulu bahwa tugas arsitek dan desainer interior merupakan dua hal berbeda, meski keduanya sama-sama mendesain ruang. Secara teknis, definisi dari desain arsitektur mendesain tampak luar sebuah bangunan, rumahm ruko, rukan, mall, sampai gedung perkantoran. Sementara desainer interior mendesain tampak dalam sebuah ruang seperti mendesain kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur, ruang kerja. Termasuk pemilihan furniture, pemilihan warna cat dinding, lantai, plafon, pencahayaan (lighting) dalam ruang.

Itulah sebabnya untuk jasa arsitektur untuk desain rumah tinggal bisa dikategorikan menjadi 3 seperti :

1. MinimalKategori minimal sendiri seperti jasa pembuatan gambar arsitektur berupa denah, gambar tapak, dan potongan serta pengamatan lokasi/survey.

2. SedangKategori sedang adalah jasa minimal ditambah dengan perspektif eksterior.

3. PenuhJasa penuh meliputi kategori sedang ditambah dengan gambar sistem pipa, gambar sistem sanitasi, gambar instalasi listrik, estimasi biaya (RAB) rencana jadwal pembangunan (schedule kerja), dan pengawasan pembangunan. Selain jasa arsitektur diatas, Anda bisa meminta jasa pembangunan/kontraktor dimana hal ini juga sama saja dengan meminta jasa design and build.

Lalu bagaimana perhitungannya? Tentu setiap kantor arsitek memiliki cara menghitung jasa yang berbeda. Ada yang menghitung berdasarkan meter persegi, jam kerja, hingga persentase. Bila di dasarkan atas persentase, kisaran biaya arsitek (jasa penuh) berkisar 3 hingga 10 persen dari total Rancangan Aggaran Biaya (RAB). Semakin besar bangunan Anda tentu semakin kecil nilai persentasenya. Bahkan untuk desain bangunan besar seperti mall atau perkantoran, desain fee sering kali kurang dari 1%. Nah, Anda tentu dapat menghitung maksimal biaya yang dikeluarkan dengan patokan rata-rata pembangunan rumah kualitas standard sekitar Rp 2.5 juta per meter perseginya.

Lalu bagaimana perhitungan untuk jasa desainer interior? Memiliki prosentase yang mirip namun umumnya untuk interior mayoritas banyak orang lebih suka meminta jasa design and build. Artinya, meminta jasa desain ruang sekaligus juga memilih perabotan, pembuatan lantai, plafon, lighting, hingga proses pengecatan dinding. Ketika budget terbatas ataupun sudah mencukupi, Anda dapat mulai mengisi furniturenya satu persatu. Pastikan dalam proses tersebut kita sudah menentukan desain rumah seperti apa yang di inginkan. Etnik, retro, modern, klasik, hingga desain dengan dekorasi minimalis? Semua selera Anda

Sumber artikel : www.rumahku.com

1 thought on “Mengupas Biaya Jasa Arsitek Dan Desainer Interior”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Desain Rumah Tinggal di Pondok KopiDesain Rumah Tinggal di Pondok Kopi

Kali ini saya tampilkan lagi desain rumah tinggal bapak Edwin di Pondok Kopi , Jakarta Timur. Rumah ini terletak di atas tanah seluas 135 m2 , dan luas bangunan  195 m2 terdiri dari dua lantai bangunan Rumah tersebut mempunyai mempunyai kebutuhan ruang sebagai berikut : Lantai satu terdiri dari ruang tamu dan ruang keluarga yang menjadi satu tanpa sekat sehingga berkesan lebih luas dan lega, juga terdapat